Dalam tangis-tangis panjang sering kali aku bertanya pada diri sendiri dan Tuhan
Terlalu berdosakah aku?? Karena setelah MEMAAFKAN!! aku tidak sempat untuk bisa melupakan kesalahan orang-orang yang melukai hati dan kehidupan terlalu dalam
Tepat setelah (5 Desember '16) kemarin segala bicara bukan lagi soal rasa yang biasa tumbuh dalam hati manusia, tamparan keras bukan lagi tentang pukulan yang mengakibatkan lebam pada sebagian anggota badan
Terlalu berdosakah aku?? Karena setelah MEMAAFKAN!! aku tidak sempat untuk bisa melupakan kesalahan orang-orang yang melukai hati dan kehidupan terlalu dalam
Tepat setelah (5 Desember '16) kemarin segala bicara bukan lagi soal rasa yang biasa tumbuh dalam hati manusia, tamparan keras bukan lagi tentang pukulan yang mengakibatkan lebam pada sebagian anggota badan
Tergelincirnya lidah adalah kesalahan paling fatal dalam hidup ketika ia mengundang caci, maki dan hina pada kehidupan
Apa kamu tau bagian mana yang paling menyakitkan saat itu??
Adalah ketika ancaman permintaan maaf keluar dari lisanku, ya PERMINTAAN MAAF!! permintaan maaf yang bukan atas kesalahan yang aku perbuat sendiri ketika itu dan aku melakukannya untuk menghargai rasa kemanusiaan
Hari ini, setelah bulan-bulan berikutnya berlalu AKU DAN KAMU, Kita kembali tertawa dan itu bukan "PALSU" tapi...
Luka tetaplah luka
Sakit tetaplah sakit
Kecewa tetaplah kecewa
Tidak ada yang bisa benar-benar hilang tanpa menyisakan bekas meski telah diusahan untuk tidak lagi tersisa bahkan untuk terlihat apalagi dirasa
Meski tawa-tawa kita telah beterbangan dan mengudara diangkasa raya tetap saja ada yang aku sesalkan dari peristiwa kehilangan saat itu
Sampai hari ini aku masih kehilangan bukan kehilangan kamu karena kamu sudah kembali meski bukan lagi menjadi apa-apa yang disebut istimewa
Aku kehilangan!!
Apa kau tau itu?? Atau setidaknya kamu masih ingin tau sedikit tentang AKU untuk menunjukkan rasa perdulimu sebagai manusia yang berHATI bukan "BATU"
FIKIRKAN!!
Kembali untuk kesekian kalinya aku meminta untuk kamu berfikir karena dengan begitu kamu akan tau apa yang hilang dariku sebab KAMU!!
Lihatlah aku dan cara bersosialku yang sekarang dengan banyak orang karena dengan begitu kamu akan tau dan sedikitnya masih bisa paham apa yang hilang dariku dan yang pantas untuk kamu kembalikan sebagai pertanggung jawaban.
~RU
Apa kamu tau bagian mana yang paling menyakitkan saat itu??
Adalah ketika ancaman permintaan maaf keluar dari lisanku, ya PERMINTAAN MAAF!! permintaan maaf yang bukan atas kesalahan yang aku perbuat sendiri ketika itu dan aku melakukannya untuk menghargai rasa kemanusiaan
Hari ini, setelah bulan-bulan berikutnya berlalu AKU DAN KAMU, Kita kembali tertawa dan itu bukan "PALSU" tapi...
Luka tetaplah luka
Sakit tetaplah sakit
Kecewa tetaplah kecewa
Tidak ada yang bisa benar-benar hilang tanpa menyisakan bekas meski telah diusahan untuk tidak lagi tersisa bahkan untuk terlihat apalagi dirasa
Meski tawa-tawa kita telah beterbangan dan mengudara diangkasa raya tetap saja ada yang aku sesalkan dari peristiwa kehilangan saat itu
Sampai hari ini aku masih kehilangan bukan kehilangan kamu karena kamu sudah kembali meski bukan lagi menjadi apa-apa yang disebut istimewa
Aku kehilangan!!
Apa kau tau itu?? Atau setidaknya kamu masih ingin tau sedikit tentang AKU untuk menunjukkan rasa perdulimu sebagai manusia yang berHATI bukan "BATU"
FIKIRKAN!!
Kembali untuk kesekian kalinya aku meminta untuk kamu berfikir karena dengan begitu kamu akan tau apa yang hilang dariku sebab KAMU!!
Lihatlah aku dan cara bersosialku yang sekarang dengan banyak orang karena dengan begitu kamu akan tau dan sedikitnya masih bisa paham apa yang hilang dariku dan yang pantas untuk kamu kembalikan sebagai pertanggung jawaban.
~RU
Komentar
Posting Komentar