Tiba-tiba saja kau menghilang. Apa kau kira dipermainkan rindu itu
menyenangkan? Apa yang ada di kepalamu saat aku mencari dan kau seolah
tidak mau tahu. Apa khawatirku bukan lagi pedulimu? Apa patah hatiku
bukan lagi resahmu? Kita tidak sedang bermain-main. Tapi kau seolah
mempermainkan apa yang kutitipkan padamu. Sesuatu yang kadang tidak
sempat terucap lewat kata, namun selalu terselip dalam doa. Sesuatu yang
kadang tidak mampu dinadakan suara, namun selalu tidak bisa dipungkiri mata. Jangan jauh-jauh. Aku manusia yang jatuh pada butuh –aku membutuhkanmu.
Kemana saja kamu? Rinduku memikirkanmu hingga menyendu. Lihatlah
matanya sembab karena sebab pergimu. Bukan maksud untuk memenjarakan
bebasmu. Namun memberi kabar di mana pijakmu adalah pelerai gundahku.
Bukan untuk menghalangi langkahmu. Namun tahu kalau kau baik-baik saja
adalah tenangku. Aku hanya ingin kamu baik-baik saja. Meski aku tidak
selalu bisa menjagamu di sampingmu. Tapi tahukah kamu, dalam hilangmu
ada rindu yang meracau kacau di benakku.
Jangan suka begini. Tiba-tiba hilang tanpa kabar. Seolah lenyap ditelan bumi. Karena aku bukan orang yang tahu segala hal. Aku tidak bisa menebak kau ada di mana. Tidak akan tahu kau sedang mengapa. Tidak usah memberikan detil kamu sedang di mana dan mengapa. Yang aku ingin tahu, kau sedang baik-baik saja. Bukan menghilang seperti batu yang jatuh ke lubuk di sungai paling dalam. Kau harus ingat, aku yang selalu mengingatmu. Kau harus tahu aku yang selalu ingin tahu kabarmu.
Jangan menghilang lagi. Sebab hilangmu merusak suasana hati. Jangan pergi tanpa kabar lagi, sebab pergimu selalu saja meninggalkan sepi. Jika kau tidak bisa menguatkan aku dengan ada di sampingku. Jangan lemahkan aku dengan keberadaanmu yang tidak menentu. Jika kita tidak mampu bertemu setiap waktu. Setidaknya berusahalah untuk tidak membuat terlalu lama menunggu. Karena jika kita benar saling jatuh cinta. Kita tidak akan pernah membiarkan hati yang utuh menjadi luka.
BOY CANDRA, dalam buku: CATATAN PENDEK UNTUK CINTA YANG PANJANG.
Jangan suka begini. Tiba-tiba hilang tanpa kabar. Seolah lenyap ditelan bumi. Karena aku bukan orang yang tahu segala hal. Aku tidak bisa menebak kau ada di mana. Tidak akan tahu kau sedang mengapa. Tidak usah memberikan detil kamu sedang di mana dan mengapa. Yang aku ingin tahu, kau sedang baik-baik saja. Bukan menghilang seperti batu yang jatuh ke lubuk di sungai paling dalam. Kau harus ingat, aku yang selalu mengingatmu. Kau harus tahu aku yang selalu ingin tahu kabarmu.
Jangan menghilang lagi. Sebab hilangmu merusak suasana hati. Jangan pergi tanpa kabar lagi, sebab pergimu selalu saja meninggalkan sepi. Jika kau tidak bisa menguatkan aku dengan ada di sampingku. Jangan lemahkan aku dengan keberadaanmu yang tidak menentu. Jika kita tidak mampu bertemu setiap waktu. Setidaknya berusahalah untuk tidak membuat terlalu lama menunggu. Karena jika kita benar saling jatuh cinta. Kita tidak akan pernah membiarkan hati yang utuh menjadi luka.
BOY CANDRA, dalam buku: CATATAN PENDEK UNTUK CINTA YANG PANJANG.
Komentar
Posting Komentar